Anggi Chou Vs Sachdar

Written by Sachdar Gunawan | Thursday, December 28, 2006 | , | 0 Comment »

Anggi chou say :

Jika perjalanan telah membuatmu merasa asing dan sepi. dan airmata telah kering, hingga duka hanya jadi salak anjing. maka biarkan matamu terpejam untuk sejenak, menutup pandangan akan peristiwa yang selalu ada dan menyakitkan. biarkan pikiranmu tertidur, melupakan masa lalu yang senantiasa menghantui dan ingin kau kubur di malam paling kelam.
biarkan semuanya mengalir pada sungai waktu, melewati labirin mimpi, melewati kefanaan penuh luka. biarkan.
tapi jika kelak kita kembali bertemu di persimpangan jalan itu, engkau harus jawab satu pertanyaanku: "dimana telah kau buang kisah itu?"


sachdar answer :

hidupku adalah proses yang sedang kujalani saat ini,. Perjalanannya bagiku sangat indah,. Seindah kumenikmatinya,. Walau kadang ranting,. Karang, kerap kali membuatku tersandung,.. tapi aku belajar dari itu,… sesuatu yang menyakitkanpun bisa menjadi ruang belajar yg efektif,. Untuk memperbaiki kealfaan diri.

Aku takkan bisa tidur jika pikiranku selalu melayang mencari kedamaian diri yang didamba,.. dan hingga akhirnya aku menemukan sendiri kedamaian yang hanya sebuah hayalan maya,. Tapi saat ini itu cukup bagiku.

Aku yakin dan percaya akan kekuatan dibalik suatu pertemuan,…. Aku rindu cerita itu,. Aku rindu tawa itu,.aku merindukan saat kau Tanya aku hidup untuk Siapa .,…

[8 Agustus 2006]

# kata-kata di atas tersusun ketika seorang temanku dengan id ”anggi chou” mencoba mengingatkanku untuk beristirahat atas keadaanku yang menurutnya penuh dengan keterasingan #

0 Comment