PROSES PENGEMBANGAN DIRI IV

Written by Sachdar Gunawan | Thursday, April 12, 2007 | | 2 Comment »

IV.PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN DIRI

1. Prinsip Keterarahan
Setiap aktifitas pengembangan diri, harus memiliki arah yang jelas yang teridentifikasikan dengan tujuan akhir dari pengembangan diri tersebut. Parameter hasil yang konkrit. Karena sebuah usaha pengembangan diri, tetapi tanpa target, atau tujuan yang jelas maka usaha pengembangan diri tidaklah efektif dan maksimal

2. Prinsip Perencanaan
Aktivitas pengembangan diri merupakan suatu ektivitas yang terencana, bukan sambilan atau incidental. Ia merupakan bagian dari agenda kehidupan kita. Perencanaan pengembangan diri meliputi, taget-target waktu, jadwal aktivitas dan evaluasi

3. Prinsip Kesinambungan
Aktivitas pengembangan diri merupakan aktivitas yang terus-menerus dan tidak berhenti sampai akhir kehidupan kita. Aktivitas pengembangan diri seseungguhnya kehidupan itu sendiri, “ Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, Hari esok harus lebih baik dari hari ini”

4. Prinsip Keteraturan
Aktivitas pengembangan diri harus teratur, punya alur yang jelas aspek mana yang akan dikembangkan lebih dahulu kemudian aspek lainnya menyusul, atau bisa juga secara simultan namun tetap harus merujuk pada prinsip keteraturan. Hal ini untuk mencegah terjadinya aktivitas yang berlebihan

5. Prinsip Kebertahapan
Aktivitas pengembangan diri merupakan sebuah aktivitas yang bertahap dan berproses sesuai dengan karakter fitrah manusia itu sendiri yang berproses baik secara fisik ataupun psikologis. Terdapat hubungan keterkaitan antara satu tahap dengan tahap yang lainnya

6. Prinsip Latihan dan Tindakan
Aktivitas pengembangan diri merupakan aktivitas “Learning By Doing” atau “Experience Learning”. Artinya tujuan dari pengembangan diri tidak akan tercapai apabila kita tidak melakukan latihan-latihan dan tindakan-tindakan yang dibutuhkan dalam proses pengembangan diri.

7. Prinsip Optimisme Religius
Aktivitas pengembangan diri merupakan aktivitas ikhtiar manusia untuk berubah menjadi lebih baik ( Al Qur’an 13:11 ) sedangkan keberhasilan ikhtiar manusia bukan hanya ditentukan oleh ikhtiar itu sendiri, tetapi factor “Kehendak Ilhiyah” ( Kehendak Allah SWT ) memegang peranan penting dalam keberhasilan tujuan pengembangan diri. Oleh sebab itu factor Do’a ( Pengharapan kepada Allah SWT ) merupakan prinsip yang sangat penting namun sering dilupakan orang.

‘Faidza ‘azzamta fatawaqqallah” (Bertekadlah Engkau kemudian Bertawakal).

2 Comment

  1. Anonymous // 10:46 AM  

    point satu cocok dengan 7 habitnya steven covey .. dan gw setuju banget :
    Berawal dari Akhir ... memulai dari penentuan tujuan ....

  2. Sachdar Gunawan // 6:24 PM  

    TOP...tk's